Kingston DT300: Flash Disk 256GB Pertama di Dunia



Setelah berhasil menjadi manufaktur pertama yang merilis flash disk 128GB pertama di dunia pada bulan Juni lalu , Kingston kembali mencetak sejarah dengan merilis flash disk 256GB pertama di dunia, DataTraveler (DT) 300. Kapasitas 256GB dapat menampung lebih dari 51.000 gambar (JPEG hasil capture kamera digital dengan resolusi 10MP) dan puluhan ribu music files (ukuran rata-rata 5MB).




Kingston DT300 diklaim memiliki kecepatan read 20MB/s dan write 10MB/s. Kingston juga melengkapi DT300 dengan feature Password Traveler dimana Anda dapat melindungi data Anda dengan proteksi password tanpa membutuhkan hak akses administrator. Selain itu, DT300 juga tetap menggunakan desain cap-less yang melindungi konektor USB ketika tidak digunakan, dan Windows ReadyBoost yang memungkinkan penggunaan flash disk ini sebagai disk cache pada sistem operasi Windows Vista dan Windows 7.

Source: Kingston Press Release

Author: Christian Sahala

AMD Tidak Akan Keluarkan Chip untuk Netbook

CALIFORNIA - Penjualan netbook yang semakin baik di seluruh dunia, tidak membuat AMD tergiur untuk membuat kartu chip yang mampu berjalan di spesifikasi netbook. Bagi mereka saat ini adalah fokus untuk mengembangkan kartu untuk PC yang murah.

Bagi AMD, saat ini waktunya untuk tetap berkonsentrasi membuat kartu chip yang mampu memangkas daya listrik, sehingga menghasilkan PC yang bisa menyasar segmen low-end. Ketimbang harus memaksakan untuk bermain-main di industri netbook.

"Saat ini AMD belum terpikir untuk membuat platform bagi netbook. Masih banyak alasan lain, yang membuat kami untuk terus bekerja di laptop," jelas juru bicara AMD Jhon Taylor, seperti yang dikutip PC World, Selasa (7/7/2009).

"Di laptop kami bisa mengeksplor kemampuan chip lebih baik dan luas lagi, ketimbang di netbook," sambungnya lagi.

Alasan lain yang menyebabkan AMD ogah bermain di segmen netbook, karena menurut Taylor keuntungan yang diberikan netbook tidak sebanding dengan penjualan notebook. Pasalnya, harga netbook tidak berbeda jauh dengan notebook. Terlebih, penjualan netbook tidak sebanyak yang dihasilkan oleh notebook. (srn)

IE Lemah, Microsoft Temukan Ribuan Situs Kena Hack

Microsoft Corp. telah mengingatkan kembali adanya pertumbuhan yang besar dalam serangan eksploitasi kelemahan Internet Explorer yang belum diperbaiki, dan beberapa di antaranya berasal dari situs pornografi. Peneliti lainnya juga mengkonfirmasikan hal penyerangan hacker yang menyerang IE dari website yang sudah ‘terinfeksi’. “Eksploitasi hacker kini sedang menjadi trend, dan kami melihat dari hari ke hari justru semakin meningkat. Jumlah laporan hari ini lebih banyak dibandingkan kemarin.” tulis Ziv Mador dan Tareq Saade dalam blog Malware Protection Center.

Menurut kedua peneliti tersebut, yang pertama kali menemukan kode penyerangan di server Cina, hacker telah mengeksploitasi bug data binding di IE selama lebih dari satu minggu. Kelemahan tersebut ada dalam semua versi IE, termasuk browser IE5.01, IE6, IE7 dan IE8 Beta 2, walaupun yang sudah ketahuan mengalami serangan sebenarnya adalah IE7, browser Microsoft yang paling banyak digunakan oleh user.

Mador dan Saade mengatakan serangan dalam semua versi IE, di-launching dari website yang sah, namun telah dimodifikasi untuk memasukkan kode serangan sehingga website menjadi ‘jahat’. Sebuah search engine Taiwan yang terkenal dan situs pornografi yang berbasis di Hong Kong pada awalnya adalah situs yang sah, namun kemudian dimodifikasi untuk menyerang pengunjung situs yang menjalankan IE.

Peneliti dari Tren Micro Inc. memperkirakan sekitar 6,000 situs telah terinfeksi, berkaitan dengan adanya bug di Internet Explorer. Sedangkan pihak Microsoft menilai, sekitar 0.2 persen user dari seluruh dunia telah mengunjungi website yang mengandung kode serangan. Masih berkaitan dengan berita eksploitasi kelemahan IE, Microsoft kini sedang mengembangkan patch untuk semua versi IE, di luar jadwal bulanan yang normal, hingga 9 January 2009. (h_n)

beritanet.com